Posts

Linguist Teaching : UNDO USUK (SPEECH LEVEL) / PRESUPOSITION DAN CONVENTIONAL IMPLICATURE

1.       Orang Jawa menggunakan system undo usuk (speech level) dalam interaksi sehari-hari ketika mereka berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar sosial. Jarak sosial antar penutur menentukan bentuk bahasa yang digunakan, misalnya pada penggunaan system sapaan atau bentuk kata kerja yang digunakan. Jelaskan fenomena ini dengan menggunakan deiksis. Jawab: Deiksis didefinisikan sebagai kata, frasa, atau ungkapan yang rujukannya berpindah-pindah tergantung siapa yang menjadi pembicara, waktu, dan tempat dituturkannya satuan bahasa tersebut. Itu berarti bahwa penutur merupakan orang yang berperan penting dalam penggunaan deiksis yang dipengaruhi beberapa faktor seperti lawan bicara, waktu, dan tempat. Dalam kajian pragmatik, deiksis dapat dibagi dalam beberapa jenis misalnya deiksis orang (personal deixis), deiksis waktu (temporal deixis), dan deiksis tempat (spatial deixis). Ketika deiksis dikaitkan dengan fenomena penggunaan bahasa Jawa yang meng...

Linguist Teaching : OPTIMALITY THEORY (CASE SYSTEM)

/ m « N + puk U l /            à            [m « .mu.k U l] Faith (C) Stem Faith (C) Affix Faith (place) Stem Faith (place) affix ICC (Place) Onset m « N .pu.k U l *! m « m.pu.k U l *! m « m.bu.k U l *! *! m « N .u.k U l * *! m « .pu.k U l *! v   m « .mu.k U l * * 1.        The first possible output violates ICC (place) because [ N ] and [p] have different place of articulation and no coda because the structure of last syllable is CVC. 2.        The second possible output violates faith (place) affix because there is a changing sound of aff...