Posts

Javanese Master of Ceremony (Pranatacara)

INTRODUUCTION it is traditionally applicable to javanese people whether or not they live in Javanese island to hold formal events, such as weddings for their douthter or son, corcumcision of their son , or even neighborhood meeting in javanesse. furthermore, in Tanjung Pinang , Riau isles and some other islands outside Java, ther is usually a Kampung Jawa (Javanese Comunity) in which  Javanese is still used as lingua france though only limited to ther elders. javanese young generation most often use indonesian as it facilitates their studies at schools. youngsters normally use javanese of ngoko (lowest) level for their informal chats.  in central Java and East Java ngoko javanese is still very much used among peers, nothing however, that their javanese varieties differ geographically. normally, Surakarta/ Yogyakarata variety is considered the standard javanese, since tht two cities represent significant regions for Javanese cultural heritage. the farer a region geograp...

Praanggapan, Implikatur, Entailment

Praanggapan:  sebuah tuturan dapat dikatakan mempraanggapkan tuturan yang lain apabila ketidak benaran tuturan yang di presuposisikan mengakibatkan kebenaran atu ketidak benaran tuturan yang mepresuposisikan tidak dapat dikatakan. tuturan yang berbunyi mahasiswa tercantik di kelas itu pandai sekali mempraanggapakan  adanya seorang masiswi yang berparas sangat cantik. apabila pada keyataanya memang ada seorang mahsiswa yang berparas sangat cantik dikelas itu, tuturan diatas dapat dinilai benar atau salahnya. sebaliknya, apabila dalam kelas itu tidak ada seorang mahasiswi yang berparas cantik, tuturan itu tidak dapat  ditentukan benar atau salahnya. tuturan yang berbunyi kalau kamu sudah samapai jakarta, tolong aku diberi kabar. jangan sampai lupa! aku tidak ada di rumah karena bukan hari libur . tuturan ini tidak semata-mata dimaksudkan untuk memberitahu si mitra tutur bahwsa ia harus melakukan sesuatu seperti yang dimaksudkan di dalam tuturan itu melainkan ada...

Pragmatik dan Aspek

Pragmatika   adalah cabang ilmu   linguistik   yang mempelajari hubungan antara   konteks   dan   makna . Ilmu ini mempelajari bagaimana penyampaian makna tidak hanya bergantung pada pengetahuan linguistik ( tata bahasa ,   leksikon , dll) dari pembicara dan pendengar, tapi juga dari konteks penuturan, pengetahuan tentang status para pihak yang terlibat dalam pembicaraan, maksud tersirat dari pembicara. Dalam mempelajari ilmu  Pragmatika , berbagai bahasa mempunyai ragam bahasa/variasi bahasa yang selalu menyesuaikan dengan konteks dan keadaan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi variasi suatu bahasa, antara lain: ·         Faktor geografis: mempelajari di daerah mana bahasa itu dipakai ·         Faktor kemasyrakatan: mempelajari siapa yang memakai bahasa dan bagaimana latar belakang masayrakat yang memakai bahasa ·         Fa...

Semantik dan Pragmatik

Kajian Pragmatik levinson (1983) dalam bukunya yang berjudul pragmatics, memberikan beberapa batasan tentang pragmatik. beberapa batasan yang dikemukakan levinson antara lain mengatakan bahwa pragmatik adalah kajian hubungan antara bahasa dan konteks yang mendasari penjelasan pengertian bahasa. dalam batasan ini berarti untuk memahami pemakaian bahasa kita ditutntut memahami pula konteks yang mewadahi pemakaian bahasa tersebut. batasan lain yang dikemukakan levinson mengatakan bahwa pragmatik adalah kajian tentang kemampuan pemakai bahasa untuk mengaitkan kalimat-kalimat dengan konteks yang sesuai bagi kalimat-kalimat itu.  macam macam unsur dalam wacana pragmatik : 1. situasi            : keadaan 2. pembicaraan  : tokoh sentral 3. pendengar     : tokoh pendamping.  4. tempat          : latar/setting 5. waktu            : keaadaan saat terjadi 6. adegan     ...

Linguist Teaching : TEORI TEORI MORFOLOGI

teori teori morfologi mutakhir a. morfologi struktural  1. prinsip-prinsip umum analisis deskriptif.      menurut E.A Nida (1949: 1-3), analisis deskripti didasarkan pada prinsip-prinsip berikut:       a, analisis deskriptif harus didasarkan pada apa yang dikatakan orang .          prinsip ini mempunyai beberapa implikasi, pertama, prinsip ini berarti bahwa bentuk bahasa yang tertulis adalah sekunder. bagi linguis deskriptif, bahasa lisanlah yang harus didalhulukan dan diutamakan, bukan bahasa tulisa. menurut linguis deskriptif, bahas atulisan hanya merupakan representasi bahasa lisan dengan menggunakan huruf-huruf alfabet. kedua prinsip ini berarti bahwa linguis merekam bentuk-bentuk aktual yang digunakan, dengan kata lain, yang penting bagi linguis apa yang dikatakan orang ketimabanga apa yang dipikirkan harus diakatakan. selain itu, linguis tertarik kepada semua tipe penutur yang meakili kelompok kelompok pendidi...

Linguist Teaching : MORPHOLOGY (CASE SYSTEM)

Image
CASE SYSTEM A.        THE DEFINITION Charles Fillmore was one of the first linguists to introduce a representation of linguistic knowledge that blurred this strong distinction between syntactic and semantic knowledge of a language. He introduced what was termed case structure grammar and this representation subsequently had considerable influence on both psychologists as well as computational linguists. Crystal (Ba’dulu, 2004: 78) stated case as a grammatical category used in the analysis of word classes to define the syntactic relationships between words in a sentence . Meanwhile, Kridalaksana (Ba’dulu, 2004: 78) supposed that case is a grammatical category of noun or adjective showing its relationship with other words in a syntactic construction . According to Tarigan (2009: 54), case is a grammatical category that specifies the function of a noun or noun phrase in a sentence . The f orm of the noun or ...